Senin, 20 Februari 2012

Melayani dalam Ketidakmampuan

Hidup sebagai Motivator

nickNick lahir di sebuah rumah sakit di Kota Melbourne pada tanggal 4 Desember 1982. Orangtuanya sangat terkejut ketika melihat keadaan putra mereka yang lahir tanpa dua lengan dan dua kaki. Menurut dokter yang menanganginya, Nick terkena penyakit Tetra-amelia yang sangat langka.
Nick memiliki sebuah telapak kaki kecil di dekat pinggul kirinya. Sang ayah membimbingnya untuk berdiri, menyeimbangkan tubuh, dan berenang sejak Nick berusia 18 bulan. Kemudian, dengan tekun dan sabar, sejak usia 6 tahun, Nick belajar menggunakan jari-jari kakinya untuk menulis, mengambil barang, dan mengetik. Kini, Nick menyebut telapak kakinya yang berharga itu sebagai "my chicken drumstick."
Untuk meraih mimpinya, Nick belajar dengan giat. Otak yang encer, membantunya untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dan Perencanaan Keuangan pada usia 21 tahun. Segera setelah itu, ia mengembangkan lembaga non-profit ‘Life Without Limbs' (Hidup Tanpa Anggota-Anggota Tubuh), yang didirikannya, pada usia 17 tahun, untuk membantunya berkarya dalam bidang motivasi. 
Kini, Nick Vujicic adalah motivator/pembicara internasional yang gilang-gemilang. Ia sudah berkeliling ke lebih dari 24 negara di empat benua (termasuk Indonesia), untuk memotivasi lebih dari 2 juta orang-khususnya kaum muda. Berkali-kali, ia diwawancarai oleh stasiun televisi dengan jangkauan internasional, seperti ABC (pada 28 Maret 2008). Produknya yang terkenal adalah DVD motivasi "Life's Greater Purpose", "No Arms, No Legs, No Worries", serta film "The Butterfly Circus."
"Saya telah memberikan berbagai jenis motivasi kepada orang-orang, berdasarkan pengalaman hidup saya," pungkas Nick di akhir wawancara. "Namun, ada satu hal yang selalu saya katakan pada mereka: ‘Terimalah dan cintai diri kamu sendiri.' Jika satu orang saja bisa melakukannya, kemudian merasa lebih bersemangat dalam menjalani hidup serta ingin berguna bagi orang lain, saya merasa bahwa sebagian tugas saya di dunia ini telah terselesaikan." (Penulis : Team Andriewongso.com)

Nick adalah sosok yang luar biasa, walaupun dia lahir dalam kondisi yang cacat tanpa tangan dan kaki, tetapi dia memiliki semangat hidup yang luar biasa. Selain semangatnya yang luar biasa, Allah juga memberkati dia dengan kecerdasan, sehingga pada usia 21 tahun dia dapat menyelesaikan gelar sarjananya.
Fokus hidup Nick bukanlah dirinya sendiri, tetapi dia juga perduli akan orang lain. Sudah semenjak usia 17 tahun dia mulai memotivasi orang. Oleh kata-kata motivasinya banyak orang disadarkan akan makna kehidupan yang sebenarnya.
Allah menghendaki, kehidupan kita membawa dampak bagi orang-orang yang ada di sekeliling kita. Itulah sebabnya IA menyebut setiap orang percaya sebagai “terang” dan “garam” (Matius 6:13-16), sehingga kehidupan setiap kita sebagai orang percaya membawa dampak bagi dunia.(Anton Pramono)

Learn The Truth of Christian Values Headline Animator

Entri Populer