Kamis, 15 Maret 2012

Renungan Harian, 22 Maret 2012

Sebuah Tantangan

Ezra 4:1-24; Matius 10:16-33
“Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun. Bahkan, selama zaman Koresh, raja negeri Persia, sampai zaman pemerintahan Darius, raja negeri Persia, mereka menyogok para penasihat untuk melawan orang-orang Yehuda itu dan menggagalkan rancangan mereka.”  (Ezra 4:4-5)

Terkadang dalam menghadapi kehidupan ini, kita sering kali menghadapi dan mendapati kerikil-kerikil tajam dalam kehidupan kita, yang menghalangi kita untuk bisa berjalan dan berlari dengan cepat.
Hal itu pulalah yang dihadapi oleh bangsa Israel pada kisah yang kita baca hari ini. Saat mereka sedang membangun kembali tembok-tembok Yerusalem yang sudah rusak berat akibat perang, orang-orang disekeliling mereka memperolok mereka. Bahkan bukan itu saja. Tidak puas memperolok, mereka menyebarkan gosip yang jelas tidak benar pada setiap orang dan gosip tersebut sampai ditelinga raja Artahsasta yang mengakibatkan tersendatnya pemulihan kota Yerusalem.
Sebagai orang percaya, peristiwa yang demikian juga sering kali terjadi dalam kehidupan kita. Ketika kita dalam pemulihan rohani dan lagi bersemangat-semangatnya dalam mengiring Kristus, tiba-tiba ada suara-suara sumbang yang ada disekeliling kita berkata, bahwa tidak ada gunanya kita melakukan semuanya itu kita sudah terlalu banyak berbuat dosa, dan Tuhan tidak akan mengampuni dosa kita. Dan mereka mulai menyebar gosip bahwa kita melakukan sesuatu yang rohani karena hanya sekedar mau menutup-nutupi dosa kita dan supaya mendapat perhatian saja dari gembala.
Saat hal itu menimpa saudara, mungkin hati saudara menjadi panas dan marah, sebab apa yang orang banyak perbincangkan tentang saudara sama sekali tidak benar, dan ketika saudara mencoba menklarifikasi justru orang malah mempersalahkan saudara. Situasi yang demikian pastilah sangat melelahkan baik bagi pikiran saudara maupun kerohanian saudara.
Ingatlah perkataan Yesus dalam Matius 10, bahwa kita sebagai murid Kristus tidak lebih tinggi dari guru kita, jika guru kita saja (Kristus) dihina dan ditentang oleh banyak orang, maka kita pun sebagai muridnya juga akan mengalami hal serupa.

Renungan :
Biarlah melalui firman Tuhan hari ini saudara semakin diteguhkan dan dikuatkan. Ingatlah ketika saudara menghadapi tantangan jangan terus undur diri dari Tuhan, tetapi tetaplah kuad di dalam Dia di dalam kekuatan Kuasa-Nya.

Di dalam segala tantangan hidup biarlah Kuasa-Nya menjadi nyata!

Learn The Truth of Christian Values Headline Animator

Entri Populer