Sabtu, 02 Juni 2012

Dibalik Lagu Amazing Gace


AMAZING GRACE
John Newton

AMAZING GRACE, HOW SWEET THE SOUND
THAT SAVED A WRETCH LIKE ME
I ONCE WAS LOST, BUT NOW I’M FOUND
WAS BLIND, BUT NOW I SEE

amazing grace

‘TWAS GRACE, THAT TAUGHT MY HEART TO FEAR
AND GRACE MY FEAR RELIEVED
HOW PRECIOUS DID THAT GRACE APPEAR
THE HOUR I FIRST BELIEVED


THROUGH MANY DANGERS, TOILS AND SNARES
WE HAVE ALREADY COME
‘TWAS GRACE THAT BROUGHT US SAFE THUS FAR
AND GRACE WILL LEAD US HOME


WHEN WE’VE BEEN THERE TEN THOUSAND YEARS
BRIGHT SHINING AS THE SUN
WE’VE NO LESS DAYS TO SING GOD’S PRAISE
THAN WHEN WE FIRST BEGUN




Siapa sih yang tidak tahu lagu “Amazing Grace”? Semua orang kristen bahkan non kristen pun tahu lagu tersebut, sebab memang lagu tersebut benar-benar populer. Walaupun sudah lebih dari dua abad semenjak lagu itu diciptakan, tetapi semua orang tidak pernah bosan untuk melantunkan lagu tersebut.
Tidak perduli denominasi gereja apapun pasti paling tidak tahu bahkan sering menyanyikan lagu ini, baik dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa terjemahan yang lainnya. Lagu yang begitu syahdu, enak untuk didengarkan dan membuat baik yang menyanyikan maupun yang mendengarkannya merasa damai.
john newton
Tidak hanya lagunya saja yang luar biasa, tetapi ternyata orang yang menciptakan lagu tersebut pun memiliki cerita yang luar bisa dan membuat orang yang membaca kisahnya tercengang. Pencipta lagu tersebut adalah John Newton, lahir di ibukota Inggris, yaitu London. Dia lahir dari keluarga kristen yang sangat cinta TUHAN. Karena ayahnya adalah seorang kapten kapal, maka pada usia 11 tahun dia mulai ikut ayahnya untuk berlayar ke daerah Mediterania.
Karena pengaruh lingkungan dan pergaulan mulai usia 17 tahun John Newton bertindak seperti orang tersesat dan berlaku seperti orang yang tidak pernah mengenal Kristus. Dia berubah menjadi seorang yang sangat keji, bringas dan biadap. Dia terkenal sebagai orang yang kejam yang kegemarannya mencari budak dari Afrika dan menjualnya di daratan Eropa bahkan dia tidak segan-segan untuk membunuh budaknya jika budak tersebut tidak menyukakan hatinya.
Kekejamannya juga ditunjukkan saat dia memuat lebih dari 600 orang budak Afrika ke atas kapalnya, padahal kapalnya hanya memuat sekitar 400 orang. Hal itu membuat para budak harus berdesak-desakkan selama perjalanan dari Afrika ke Eropa.
Titik balik pertobatan John Newton mulai terjadi saat terjadi peristiwa yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya. Saat dia berlayar dari Afrika terjadi badai yang luar biasa ganas menerjang kapalnya – sebuah badai yang tidak pernah dia hadapi sebelumnya – dan hampir menengelamkan kapalnya. Saat itulah (tanggal 10 Maret 1748) John teringat akan segala dosa yang telah diperbuatnya. Dia menangis dihadapan Allah, bertobat dan mohon pengampunan dari pada Allah. Pada kesempatan itulah lagu “Amazing Grace” tercipta.
penulis amazing grace
Secara perlahan namun pasti setahap demi setahap perubahan hidup terjadi dalam kehidupan John Newton sampai pada akhirnya dia benar-benar menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Allah dalam pelayanan. Tanggal 16 Desember 1758 dia diangkat sebagai pejabat kerasulan di Church of England dan enam tahun kemudian dia menuju ke Olney untuk memenuhi panggilannya sebagai diaken dan pendeta.
Sampai akhir hidupnya dia melayani di dua gereja di kota London dan menghela nafas terakhir pada tanggal 21 Desember 1807 di usia 82 tahun.
Sebuah kisah yang luar biasa dari seorang John harus menjadi sebuah peringatan dan pelajaran bagi setiap orang percaya bahwa mata Allah senantiasa tertuju pada umat pilihannya dan apabila umat-Nya mau datang pada Allah dan mengakui segala dosanya, maka sebagai Allah yang setia dan adil, DIA mengampuni serta memulihkan umat-Nya
(By: Anton Pramono)

Sumber :
http://kidung.wordpress.com/2007/10/13/amazing-grace/
http://upkkrftunsrat.blogspot.com/2011/04/kisah-di-balik-lagu-amazing-grace.html
http://alphaomegatarongko.wordpress.com/2010/10/24/amazing-grace/#more-1507

Learn The Truth of Christian Values Headline Animator

Entri Populer