Sabtu, 07 Juli 2012

Sejarah Penulisan Alkitab Bahasa Indonesia

Part 4


Tahap 16
Kabar baik
Alkitab Kabar BaikKarena banyak orang percaya sadar dan mau membaca Alkitab tetapi kurang mengerti, maka LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) menterjemahkan Alkitab ke dalam bentuk bahasa yang lebih sederhana dan mampu dipahami dengan mudah oleh para pembacanya tanpa mengurangi sedikit pun nilai kebenaran firman TUHAN yang terkandung dalam Alkitab tersebut.
Maka mulai tahun 1985 diterbitkanlah Alkitab dalam bahasa keseharian (bahasa sehari-hari). Alkitab tersebut diantaranya BIMK (Bahasa Indonesia Masa Kini), BISD (Bahasa Indonesia Sederhana), KBUA (Kabar Baik Untuk Anak-Anak), KBC (Kabar Baik Ceria), dan PBA (Pembaca Baru Alkitab).

Sejarah Penulisan Alkitab Bahasa Indonesia

Part 3


Tahap 11
perjanjian bharu
shellabearSelanjutnya pada kisaran tahun 1907, karena banyaknya penduduk etnis Cina maka seorang misionaris wanita dari gereja Presbiterian bernama Mc Mahone menterjemahkan Injil Matius dalam bahasa Melayu Bapa (bahasa campuran antara bahasa Cina dan bahasa Indonesia/Melayu). William Shellabear pun bersama beberapa rekannya menterjemahkan Alkitab dalam bahasa Melayu Baba.






Sejarah Penulisan Alkitab Bahasa Indonesia

Part 2


Tahap 5
Pada tahun 1814 William Milne datang ke Indonesia untuk bertemu guru bahasanya Abdullah bin Abdul Kadir untuk merevisi terjemahan Leijdecker. Pada akhirnya yang mendapat tugas revisi tersebut adalah Claudius Thomsen yang dibantu oleh Robert Burns pada tahun 1821 berhasil merevisi kitab Matius dan seluruh Injil beserta Kisah Para Rasul pada tahun 1832 dan dicetak sebanyak 1500 eksemplar.

Tahap 6
Di Pulau Jawa ada Johannes Emde dkk menerjemahkan kitab dalam bahasa Melayu dialek khas Surabaya dan tahun 1835 diterbitkan di Batavia atas biasa anggota perkumpulan Kristen di Surabaya.

Sejarah Penulisan Alkitab Bahasa Indonesia

Part 1

    Setiap orang percaya pasti tahu kalau ditanya apa itu Alkitab? Sebab Alkitab adalah sumber kebenaran firman Allah yang dijilid dalam satu buku, terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu Perjanjian Lama serta Perjanjian Baru dan memiliki 66 kitab didalamnya.
   Pada zaman modern sekarang ini, Alkitab tidak hanya berupa buku, namun sudah berupa aplikasi (software), sehingga dalam dibaca pada hampir semua perangkat elektronik, mulai dari komputer sampai ponsel.
    Namun demikian pernahkan kita bertanya dalam diri kita, bagaimana sampai Alkitab dalam terjemahan Indonesia mulai tersusun? Kapan mulai ada Alkitab berbahasa Indonesia? Berkaitan dengan pertanyaan tersebut, tidak banyak orang yang bisa menjawabnya, sebab memang jarang sekali orang mau menyelidiki sejarah penterjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia.

Learn The Truth of Christian Values Headline Animator

Entri Populer