Jumat, 24 Februari 2012

Renungan Harian, 8 Pebruari 2012

Tidak Memandang Muka

1 Tawarikh 8:1- 40; 1 Timotius 4:12
“Anak-anak Ulam itu adalah orang-orang berani, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, pemanah-pemanah; anak dan cucu mereka banyak: seratus lima puluh orang. Mereka semuanya itu termasuk bani Benyamin." (1 Tawarikh 8:40)

Kita sebagai manusia seringkali ketika berteman atau pun membantu seseorang selalu memandang rupa. Dan hal tersebut juga berlaku ketika kita menilai seseorang. Namun seringkali karena kita salah dalam hal ini.
Kita sebagai manusia patutnya mengucap syukur karena ketika Allah memilih kita, Ia bukanlah Allah yang memandang muka. Bagi Dia siapa saja layak untuk jadi umat-Nya dan melayani Dia.
Saat kita membaca Firman Tuhan hari ini, semuanya menunjukkan pada keturunan bani Benyamin. Benyamin adalah anak bungsu dari Yakub (Israel). Namun demikian, melalui pembacaan firman Tuhan hari ini kita tahu, bahwa walaupun bani Benyamin merupakan bani yang paling muda, tetapi Allah memakai mereka dengan luar biasa.
Raja Saul, yang merupakan raja pertama dari bangsa Israel adalah keturunan dari bani Benyamin, walaupun pada akhirnya ia ditolak oleh Allah karena tidak taat dan tidak setia dalam menjalankan perintah Tuhan melalui hambanya Samuel.
Dari daftar keturunan bani Benyamin yang kita baca hari ini dapatlah kita ketahui bahwa sebagian besar dari nama-nama tersebut adalah pahlawan-pahlawan yang luar biasa yang menyertai baik Raja Saul maupun Raja Daud.
Pesan Tuhan hari ini adalah jika Tuhan sendiri tidak memandang muka saat Ia menyelamatkan kita, maka sudah selayaknyalah kita sebagai umat-Nya juga tidak memandang muka terhadap diri kita sendiri maupun orang lain. Jangan pernah memandang diri saudara lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ingat firman Tuhan mengatakan, “jika Allah dipihak kita siapakah lawan kita ?” (Rm 8:31).
Ingatlah nasehat firman Tuhan : “Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda” (1 Tim 4:12). Jadi hari ini jangan lagi menganggap diri saudara lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa, sebab Tuhan beserta dengan saudara. Tetaplah teguh dan jadilah kuat.

Renungan :
Hari ini jadikan kisah dari bani Benyamin menjadi pendorong semangat dalam kehidupan rohani saudara. Jangan lagi menganggap diri saudara lemah, percayalah Tuhan ada dipihak saudara dan bersama dengan Dia saudara dapat melakukan perkara-perkara yang besar.

Bersama Tuhan kita yang lemah menjadi Kuat

Learn The Truth of Christian Values Headline Animator

Entri Populer