Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 9 Pebruari 2012

Penyertaan Allah

1 Tawarikh 12:1-40; Roma 8:31
“Lalu Roh menguasai Amasai, kepala ketiga puluh orang itu: Kami ini bagimu, hai Daud, dan pada pihakmu, hai anak Isai! Sejahtera, sejahtera bagimu dan sejahtera bagi penolongmu, sebab yang menolong engkau ialah Allahmu! Kemudian Daud menyambut mereka dan mengangkat mereka menjadi kepala pasukan.” (1 Tawarikh 12:18)

Satu lagi contoh penyertaan Allah terhadap umat-Nya. Hari ini kita membaca bagaimana Allah menyertai Daud saat ia berada dalam kejaran Raja Saul. Suatu hal yang luar biasa bagaimana Allah membuktikan firman-Nya bahwa Allah akan senantiasa menyertai umat-Nya. Dan dalam firman Tuhan yang kita baca hari ini hal itu sungguh nyata terbukti.
Jika kita membaca keseluruhan cerita dari firman Tuhan di dalam Alkitab, secara garis besar didalamnya banyak sekali dimuat kisah-kisah penyertaan Allah kepada umat-Nya, baik dalam Perjanjian Lama maupun di dalam Perjanjian Baru. Hal tersebut semakin membuktikan bahwa Allah yang kita sembah bukanlah Allah yang tidak menepati janji-Nya sebab Ia selalu bertindak sesuai dengan firman-Nya sebab, firman-Nya adalah ya dan amin.
Saat ini jika saudara sedang ada dalam masalah atau kesesakan, janganlah pernah saudara menyalahkan Allah akan apa yang sedang saudara alami saat ini. Tetapi justru hendaklah saudara semakin dekat dan melekat pada Dia sebagai satu-satunya sumber pengharapan dalam kehidupan saudara. Bukannya Yesus sendiri berfirman : “marilah yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Mat 11:28).
Jangan jadikan masalah sebagai penghalang iman saudara. Jangan jatuh pada perangkap iblis untuk membuat saudara kuatir dan kehilangan damai sejahtera. Sebab kekuatiran adalah senjata paling dasyat untuk membunuh iman saudara.
Berpeganglah teguh pada firman Tuhan dan tetaplah kuat di dalam Dia. Dia yang berfirman adalah Allah yang setia dan adil dan tidak akan pernah sekali-kali Dia meninggalkan umat-Nya sendirian dalam menghadapi permasalahan.
Datanglah pada Yesus saat saudara merasa berbeban berat dan letih saat menghadapi permasalahan hidup. Maka sesuai dengan janji-Nya Ia pasti memberikan kelegaan dan jalan keluar bagi saudara.
Renungan :
Biarlah melalui firman Tuhan hari ini saudara semakin diteguhkan dan dikuatkan. Jadikan firman Tuhan ini sebagai pegangan saudara dalam menjalani kehidupan saudara sehari-hari. Percayalah Allah adalah sumber kekuatan bagi orang percaya.
Biarlah kita senantiasa mengucap syukur atas penyertaan Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...