Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 29 Januari 2012

Jaga Lidah
2 Samuel 1:1-27; Yakobus 3:1-12
“Dan Daud berkata kepadanya: "Kautanggung sendiri darahmu, sebab mulutmulah yang menjadi saksi menentang engkau, karena berkata: Aku telah membunuh orang yang diurapi TUHAN.” (2 Samuel 1:16)
Jika mendengar tetang lidah, tidak seorang pun yang asing dengan kata ini. Sebab setiap orang pastilah memiliki lidah. Lidah adalah bagian dari tubuh yang walaupun kecil tetapi memiliki arti penting. Kehilangan lidah berarti ada banyak hal yang tidak bisa orang lakukan.
Orang kalau mau makan, untuk menelan makanan yang telah dikunyah pastilah membutuhkan bantuan dari lidah. Terlebih lagi dalam lidah terdapat enzim yang membantu dalam proses pencernaan. Kemudian seseorang juga tidak bisa bicara jika orang tersebut tidak memiliki lidah.
Walaupun lidah adalah bagian tubuh yang kecil, tetapi ia memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan kita, terutama dalam berkomunikasi dengan orang lain. Itulah sebabnya firman Tuhan juga menaruh perhatian terhadap organ yang satu ini. Di dalam Perjanjian Lama dan Baru ada ± 103 kata lidah dan satu perikop khusus yang membahas tentang lidah.
Bahkan karena begitu pentingnya lidah, firman Tuhan mengingatkan kepada setiap orang percaya bahwa “hidup dan mati” seseorang dikuasai oleh lidah (Ams 18:21). Sehingga salah sedikit saja kita dalam berkata-kata maka akibatnya akan kita sesali seumur hidup kita jika kita tidak berubah dan bertobat.
Yakobus mengumpamakan lidah sebagai alat kemudi dalam sebuah perahu yang besar. Walaupun alat kemudi itu sangatlah kecil, namun alat tersebut dapat menggerakkan perahu yang besar dan yang beratnya mencapai ratusan ton untuk berbelok ke kanan atau ke kiri (Yak 3:4-5).
Penulis Yakobus juga mengumpamakan lidah sebagai sumber api yang kecil. Walaupun demikian kecilnya ia bisa membakar hutan yang luasnya mencapai jutaan hektar (Yak 3:5-6).
Dengan mengerti dan menyadari, bahwa kehidupan kita sangat dikuasai oleh lidah, maka kita perlu sekali memperhatikan setiap perkataan yang keluar dari mulut kita. Sebab firman Tuhan mengatakan bukan apa yang masuk tetapi apa yang keluar itu yang menajiskan kita.
Renungan :
Biarlah melalui firman Tuhan hari ini membuat saudara sadar akan pentingnya menjaga setiap perkataan yang keluar dari mulut saudara. Biarlah hanya kata-kata yang memberkati orang lain yang keluar !
Jagalah lidah untuk menjaga kehidupan saudara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...