Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 13 Pebruari 2012

Diperhatikan oleh Allah

2 Raja-raja 8:1-29; 1 Petrus 3:12
Elisa telah berbicara kepada perempuan yang anaknya dihidupkannya kembali, katanya: "Berkemaslah dan pergilah bersama-sama dengan keluargamu, dan tinggallah di mana saja engkau dapat menetap sebagai pendatang, sebab TUHAN telah mendatangkan kelaparan, yang pasti menimpa negeri ini tujuh tahun lamanya.” (2 Raja-raja 8:1)

Salah satu sifat manusia adalah suka diperhatikan. Siapapun orangnya jika orang tersebut diperhatikan, pastilah ia bersukacita dan bertambah semangatya. Jika kita adalah seorang anak pastilah kita sangat senang jika orang tua kita memperhatikan kita dan memenuhi kebutuhan kita. Jika kita sepasang suami – istri, pastilah kita sangat senang jika pasangan kita tersebut memperhatikan kita. Terlebih lagi kita sebagai anak-anak Tuhan, kita patutlah berbangga sebab Allah yang kita sembah adalah Pribadi yang senantiasa memperhatikan setiap kebutuhan anak-anak-Nya.
Bagian firman Tuhan yang kita baca hari ini menunjukkan dan mengajarkan kepada kita bahwa Allah itu adalah Allah yang senantiasa setiap menjaga setiap firman-Nya. Apa yang telah Allah firmankan itu adalah ya dan amin dan pasti terjadi dalam kehidupan kita setiap orang percaya. Jika Allah berjanji untuk senantiasa memberkati dan memelihara kita. Maka itu pasti terjadi dalam kehidupan kita.
Sama halnya dengan seorang perempuan yang anaknya pernah dihidupkan kembali oleh Allah melalui hamba-Nya Elisa. Dimana Allah memperhatikan, bahkan ketika bahaya kelaparan akan melanda Allah memperingatkan dia dan menghindarkan dia. Hal sama juga berlaku bagi kehidupan kita.
Namun ada hal yang perlu kita perhatikan, sudahkan kita benar-benar setia dalam mengikuti Allah dan sungguh-sungguh mengakui Dia sebagai Pribadi yang sepenuhnya berkuasa atas kehidupan kita?
Jika jawabannya ya, maka janganlah pernah ragukan kemampuan Allah dalam menolong kehidupan setiap saudara. Firman Tuhan mengatakan “Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar” (1 Pet 3:12). Hal itu berarti, Allah senantiasa memperhatikan kehidupan kita orang percaya. Dan hal itu pula berarti sesungguhnya kita tidak memiliki alasan apa pun untuk bimbang dan cemas jika kita mau memperhatikan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dalam kehidupan kita.

Renungan :
Biarlah melalui firman Tuhan hari ini saudara semakin diteguhkan dan beroleh kekuatan yang baru. Jadikan firman Tuhan ini sebagai pegangan saudara dalam menjalani kehidupan saudara sehari-hari. Percayalah Allah senantiasa ada dan memperhatikan kehidupan saudara.

Biarlah kita senantiasa mengucap syukur atas penyertaan Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...

Renungan Harian, 8 Pebruari 2012

Tidak Memandang Muka 1 Tawarikh 8:1- 40; 1 Timotius 4:12 “Anak-anak Ulam itu adalah orang-orang berani, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, pemanah-pemanah; anak dan cucu mereka banyak: seratus lima puluh orang. Mereka semuanya itu termasuk bani Benyamin." (1 Tawarikh 8:40) Kita sebagai manusia seringkali ketika berteman atau pun membantu seseorang selalu memandang rupa. Dan hal tersebut juga berlaku ketika kita menilai seseorang. Namun seringkali karena kita salah dalam hal ini. Kita sebagai manusia patutnya mengucap syukur karena ketika Allah memilih kita, Ia bukanlah Allah yang memandang muka. Bagi Dia siapa saja layak untuk jadi umat-Nya dan melayani Dia. Saat kita membaca Firman Tuhan hari ini, semuanya menunjukkan pada keturunan bani Benyamin. Benyamin adalah anak bungsu dari Yakub (Israel). Namun demikian, melalui pembacaan firman Tuhan hari ini kita tahu, bahwa walaupun bani Benyamin merupakan bani yang paling muda, tetapi Allah memakai mereka dengan luar...