Breaking News

Renungan Harian, 22 Januari 2012

Sebuah Peringatan

Wahyu 2:1-7; Ibrani 12:5-8
“Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” (Wahyu 2:4)

Firman yang terdapat dalam Wahyu 2:1-7, merupakan penglihatan jemaat yang pertama yang Tuhan perlihatkan kepada Yohanes diantara ketujuh jemaat yang ada.
Pada mulanya, melalui penglihatan yang diterima oleh Yohanes, Allah bangga dengan jemaat di Efesus. Allah bangga dengan jerih lelah dan ketekunan mereka (ayat 2).
Allah bahkan sangat bangga kepada mereka, karena mereka sabar menghadapi pendusta dan penyesat, membenci mereka dan bahkan mereka rela menderita karena nama Tuhan (ayat 3, 6).
Dari semua penyataan yang ada sebenernya jemaat di Efesus bukanlah jemaat yang tersesat, atau bahkan berdosa kepada Allah. Akan tetapi kemudian Allah menegor dengan keras sebab mereka telah meninggalkan kasih mereka yang semula (ayat 4).
Dikatakan dalam ayat tersebut bahwa Allah “mencela” mereka. Hal tersebut merupakan sebuah peringatan dan teguran dari Allah yang tidak bisa diremehkan.
Firman ini bukan hanya ditujukan bagi jemaat di Efesus saja, tetapi bagi setiap orang percaya.
Seperti firman Tuhan katakan, bahwa ketika Allah memperingatkan dan menegor, bukan berarti Tuhan benci, tetapi justru karena Allah mengasihi anak-anak-Nya (Ibrani 12:5-6).
Melalui firman Tuhan hari ini, Tuhan mau memperingatkan setiap orang percaya agar tidak meninggalkan kasihnya yang semula.
Mungkin saat ini memang benar saudara masih tetap pada iman saudara, tetap datang ke gereja, ke persekutuan-persekutuan atau bahkan melayani Tuhan. Tetapi tanpa sadar semuanya itu hanya menjadi sebuah rutinitas sebagai seorang kristen – hal itu tidak Tuhan inginkan.
Tuhan mau kehidupan kekristenan setiap orang percaya tidak hanya menjadi sebuah rutinitas dan kehilangan kobaran kasih mula-mula.
Tuhan mau sama seperti ketika setiap orang percaya menerima Kristus pertama kali dalam hidupnya. Kehidupan yang diubahkan yang bergantung kepada Allah sepenuhnya dan mau melakukan apa saja dan taat kepada Allah dengan sungguh-sungguh dengan kerelaand ari dalam hati.

RENUNGAN :
            Perhatikan hidup saudara hari ini dan sedikit menoleh kebelakang ketika pertama kali menerima Kristus, masihkah kasih itu berkobar ?, jika tidak segeralah bertobat dan perbaharui  hubungan saudara dengan Allah.

Jangan biarkan api kasih itu redup, tetaplahj menyala-nyala dalam Tuhan

Tidak ada komentar