Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 20 Pebruari 2012

Anugrah Allah

1 Raja-raja 4: 1:1-27; 2 Tesalonika 2:16-17
“Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut, 4:30 sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir.” (1 Raja-raja 4:29-30)

Setelah Raja Daud meninggal, tahtanya digantikan oleh Salomo anaknya dengan Batsyeba. Dalam pasal sebelumnya dalam doa Salomo, ketika ia menghadap kepada Allah ia memohon kepada Allah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan bahkan mungkin bagi kebanyakan orang tidak masuk dalam daftar permohonan doa, tetapi Salomo meminta sesuatu yang sederhana dan justru hal tersebut menyenangkan hati Allah.
Salomo dalam doanya ia meminta hikmat dari Allah, dan ia pun akhir mendapatkan apa yang ia doakan kepada Allah. Bahkan jika dilihat dalam pasal yang kita baca hari ini dapatlah kita ketahui bahwa ketika Allah memberikan hikmat, bukan segala hikmat, tetapi hikmat yang melebihi segala raja-raja lain yang ada di dunia pada waktu itu (1 Rj 4:29-30).
Ketika Allah memberikan sesuatu, tidak pernah Ia memberikan yang sisa-sisa dan asal-asalan, tetapi Allah selalu memberikan kepada umat-Nya yang terbaik bahkan melebihi yang diminta, itulah yang Allah tunjukkan melalui hikmat yang Allah berikan kepada Salomo.
Hari ini, jika saudara dalam pergumulan doa dan meminta sesuatu dari Allah dan saudara masih belum mendapatkannya, janganlah saudara berkecil hati. Ingatlah bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang sama dengan yang disembah oleh Daud dan Salomo. Allah yang Mahakuasa dan yang tetap sama dulu sekarang dan selamanya, itu sebabnya Ia disebut sebagai Alfa Omega (Why 22:13).
Percayalah Ia, Allah yang setia pasti memberikan apa yang kita doakan, bahkan jauh melebihi apa yang menjadi harapan kita selama ini. Pada waktu berkat itu dicurahkan sampai-sampai kita sendiri bahkan tidak dapat percaya bahwa berkat itu kita terima dari Allah.
Bukan itu saja ketika Allah memberkati kita, berkat itu akan menjadi suatu kesaksian yang hidup dan disaksikan oleh banyak orang, dan mereka akan sadar bahwa semuanya itu tidak akan mungkin didapat jika tidak melalui Allah. 

Renungan :
Biarlah melalui firman Tuhan hari ini membuat saudara sadar dan dikuatkan kembali iman saudara. Bahwa Allah itu benar-benar Allah yang setia dan penuh anugerah. Yang pasti anugerahnya selalu ada untuk orang-orang yang setiap kepada-Nya

Anugerah Allah yang membuat orang percaya itu kuat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...