Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 31 Maret 2012

ROH yang Mengubahkan Hidup

1 Samuel 10:1-27; Kisah Para Rasul 1:8
“Maka Roh TUHAN akan berkuasa atasmu; engkau akan kepenuhan bersama-sama dengan mereka dan berubah menjadi manusia lain” (1 Samuel 10:6)

Roh TUHAN, Roh Allah, ataupun Roh Kudus adalah Pribadi ketiga dari Allah Tritunggal. Oleh Roh itu kehidupan setiap orang percaya terus diubahkan sejalan dengan kehendak Allah, sebab Roh itu berasal dari Allah dan Roh itu adalah Allah.
Dalam Perjanjian Lama, Roh Allah bekerja dan berkuasa atas orang-orang pilihan-Nya. Ketika Roh itu berkuasa atas seseorang, maka orang tersebut Allah pakai dengan luar biasa. Roh itu mengubahkan seseorang menjadi pribadi yang berbeda, bernubuat menyampaikan kebenaran Allah, menjadi pribadi yang berani dan siap untuk diutus Allah (Yes 6:6-8; Yer 1:6-9).
Dalam Perjanjian Baru, Yesus sendiri berbicara akan datangnya Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang membimbing dan mengajar setiap orang percaya akan setiap kebenaran firman Allah (Yoh 14:26). Roh itu mengubahkan  kehidupan setiap orang percaya menjadi saksi Kristus (Kis 1:8; 2:4, 14).
Bahkan, lebih dalam lagi firman Tuhan menegaskan bahwa Roh itu, sebagai jaminan akan keselamatan yang telah kita terima. Sebab oleh Roh itulah kita diinsafkan dan mengaku Yesus sebagai Tuhan dan diselamatkan (1 Kor 12:3; 2 Kor 3:17; 2 Tes 2:13). Roh itu memeteraikan keselamatan yang telah kita terima, sehingga kita tetap tinggal dalam keselamatan tersebut (Ef 1:13).
Itulah sebabnya, mengapa Roh Kudus sangat penting dalam kehidupan setiap orang percaya. Hidup tanpa Roh, berarti hidup diluar keselamatan, sebab Roh itu merupakan jaminan keselamatan. Itu sebabnya kita harus hidup dalam Roh, sebab kita bukanlah milik kita lagi melain milik Kristus (Rm 8:4-6, 16; Ef 5:18).
Dengan demikian hendaknya hidup kita senantiasa kita hidup di dalam Roh, dan biarlah Roh itu berkuasa penuh atas kehidupan kita, agar kehidupan kita dibimbing dan semakin dewasa di dalam Kristus.

Renungan :
Biarlah melalui renungan hari ini setiap kita menyadari arti pentingnya Roh Kudus dalam kehidupan kita orang percaya. Serahkan hidupmu dan biarkan Roh itu berkuasa penuh atas dirimu, untuk membawa dirimu semakin berkenan kepada Allah.

Roh Kudus adalah jaminan dan materai KESELAMATAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...

Renungan Harian, 8 Pebruari 2012

Tidak Memandang Muka 1 Tawarikh 8:1- 40; 1 Timotius 4:12 “Anak-anak Ulam itu adalah orang-orang berani, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, pemanah-pemanah; anak dan cucu mereka banyak: seratus lima puluh orang. Mereka semuanya itu termasuk bani Benyamin." (1 Tawarikh 8:40) Kita sebagai manusia seringkali ketika berteman atau pun membantu seseorang selalu memandang rupa. Dan hal tersebut juga berlaku ketika kita menilai seseorang. Namun seringkali karena kita salah dalam hal ini. Kita sebagai manusia patutnya mengucap syukur karena ketika Allah memilih kita, Ia bukanlah Allah yang memandang muka. Bagi Dia siapa saja layak untuk jadi umat-Nya dan melayani Dia. Saat kita membaca Firman Tuhan hari ini, semuanya menunjukkan pada keturunan bani Benyamin. Benyamin adalah anak bungsu dari Yakub (Israel). Namun demikian, melalui pembacaan firman Tuhan hari ini kita tahu, bahwa walaupun bani Benyamin merupakan bani yang paling muda, tetapi Allah memakai mereka dengan luar...