Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 12 Juni 2013

Senantiasa Mencari TUHAN

Bacaan : Mazmur 105:1 - 6
"Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!"
(Mazmur 105:4)

Segala aktifitas yang kita kerjakan setiap hari, menguras banyak tenaga, pikiran, perasaan, dan emosi. Hal tersebut membuat kita lelah, lesu, tidak bertenaga, dan terkadang juga disertai dengan kebosanan, karena setiap hal yang dikerjakan adalah sesuatu yang bersifat rutin dan dilakukan secara terus menerus.
Dunia menawarkan banyak hal untuk mengatasi hal tersebut. Mulai dari menjamurnya tempat-tempat hiburan dan rekreasi di berbagai tempat, program-program menarik, dan juga berupa makanan dan minuman yang bersifat suplemen.

Namun yang menjadi pertanyaan sampai berapa lama, semua hal tersebut dapat menghilangkan rasa lelah, letih dan kebosanan manusia?

Saat efek dari suplemen itu habis, dan saat keceriaan itu berakhir, maka akan kembali pula rasa lelah, capek, letih, dan bosan, demikian terus tiada habis-habisnya. Mengapa? Karena memang dunia tidak bisa menawarkan sesuatu yang permanen, dunia hanya bisa menawarkan sesuatu yang bersifat sesaat.
Ketika kelelahan, kelesuan, dan kebosanan hidup datang, jangan lagi terhadap apa yang ditawarkan oleh dunia (bukan berarti kita tidak boleh rekreasi atau mengkonsumsi suplemen), sebab semuanya itu bersifat sementara. Datanglah kepada TUHAN, sebab pada-Nyalah segala kelelahan dan keletihan kita dipulihkan.
Pemazmur menyadari betul akan keberadaan manusia yang rentan akan segala sesuatu yang buruk, itulah sebabnya tidak jemu-jemunya dia terus mencari TUHAN, datang pada TUHAN untuk beroleh penghiburan kekal dan kekuatan yang baru.
YESUS mengundang setiap umat-Nya yang mengalami kelemahan, dan DIA menjanjikan suatu pemulihan dan kelegaan (Matius 11:28). DIA adalah sang penghibur sejati dalam hidup manusia.
Ada satu bagian dalam kehidupan manusia yang tidak bisa diisi oleh hal apa pun juga. Manusia boleh berusaha untuk mengisi bagian ini, tetapi bagaimana pun caranya tidak akan bisa mengisinya. Bagian tersebut hanya bisa diisi dan dipuaskan oleh satu Pribadi, dan Pribadi itu adalah YESUS.
Undang Dia dalam hidup kita, dan biarkan DIA memerintah atas hidup kita. Percayalah saat YESUS memerintah atas hidup kita, kita akan mendapat kelegaan dan beroleh kekuatan yang baru. (ap)

Renungan :
Saat kelelahan dan keletihan hidup datang dalam hidup kita, jangan pernah mengandalkan kekuatan kita, jangan juga mengandalkan bantuan dari dunia ini. Andalkanlah TUHAN dalam hidup kita, maka DIA akan melegakan dan memberikan kekuatan yang baru atas hidup kita.

Dalam KRISTUS ada kelegaan dan kekuatan yang senantiasa baru 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...