Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 15 Juni 2013

Keyakinan Iman

Bacaan : Kisah Para Rasul 4:1 - 22
"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
(Kisah Para Rasul 4:12)

Mungkin setiap kita sudah sering mendengar ayat ini, dengan berbagai macam tanggapan kita berkata dalam hati kita ya benar, amin, yang lain mungkin memiliki tanggapan yang agak sinis dan berkata, ya itu mudah kalau tidak ada ancaman, tetapi coba kalau ada tekanan bisa tidak berbicara seperti itu?
Ayat nats kita hari ini merupakan sebuah kesaksian iman dari Petrus. Kita masih ingat kan bahwa dia adalah orang yang pernah menyangkal Kristus sampai tiga kali, gara-gara takut terhadap prajurit Romawi dan orang banyak yang sedang mengadili Kristus. Tetapi kali ini kehidupan Petrus sudah diubahkan, dia memperoleh pengenalan pribadi akan Kristus baik saat dia berbicara dengan Kristus secara pribadi (Yohanes 21:15-19), maupun saat pencurahan Roh di loteng Yerusalem (Kisah Para Rasul 2:1-40). 
Pengenalan akan TUHAN membuat Petrus menjadi pribadi yang pemberani dan bersaksi, walaupun pada saat itu dia diperhadapkan pada suatu sidang yang bisa saja berakhir dengan hilangnya nyawanya. Petrus yang tadinya penakut, berubah menjadi pribadi yang pemberani karena pengenalan akan Kristus.
Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita memiliki pengenalan yang benar dengan Kristus, sehingga kita memiliki keyakinan iman yang teguh sama seperti Petrus, atau kita hanya tahu tentang Kristus dari orang, kata orang saja? Jangan mau hanya dengar dari kata orang saja, tetapi milikilah pengalaman pribadi dengan Kristus, undang DIA hadir dalam hidup saudara.
Dengan memiliki pengalaman pribadi dengan KRISTUS, kita akan memiliki keyakinan iman yang teguh dan tidak mudah untuk digoncangkan dengan berbagai angin pengajaran yang menyesatkan. Kita tidak mudah dibuat bimbang, bahkan disesatkan, sebab kita tahu dan terlebih lagi kita mengenal akan TUHAN yang kita sembah dalam hidup kita. (ap)

Renungan :
Sudahkah kita memiliki pengenalan yang benar akan Kristus, atau hanya baru dengar dari orang lain? Jangan tunggu dan jangan tunda, ambil waktu, dan berbicaralah secara pribadi dengan DIA dalam doa, katakan "Kristus aku rindu engkau bertahta dalam hatiku, dan aku rindu memiliki pengalaman secara pribadi bersama dengan Engkau".
Dalam pengenalan yang benar akan Kristus timbul suatu keyakinan iman yang teguh
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...

Renungan Harian, 8 Pebruari 2012

Tidak Memandang Muka 1 Tawarikh 8:1- 40; 1 Timotius 4:12 “Anak-anak Ulam itu adalah orang-orang berani, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, pemanah-pemanah; anak dan cucu mereka banyak: seratus lima puluh orang. Mereka semuanya itu termasuk bani Benyamin." (1 Tawarikh 8:40) Kita sebagai manusia seringkali ketika berteman atau pun membantu seseorang selalu memandang rupa. Dan hal tersebut juga berlaku ketika kita menilai seseorang. Namun seringkali karena kita salah dalam hal ini. Kita sebagai manusia patutnya mengucap syukur karena ketika Allah memilih kita, Ia bukanlah Allah yang memandang muka. Bagi Dia siapa saja layak untuk jadi umat-Nya dan melayani Dia. Saat kita membaca Firman Tuhan hari ini, semuanya menunjukkan pada keturunan bani Benyamin. Benyamin adalah anak bungsu dari Yakub (Israel). Namun demikian, melalui pembacaan firman Tuhan hari ini kita tahu, bahwa walaupun bani Benyamin merupakan bani yang paling muda, tetapi Allah memakai mereka dengan luar...