Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 16 Juni 2013

Kuat dalam Kristus

Bacaan : Filipi 4:10 - 20
"Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
(Filipi 4:13)

Saat kita membaca buku yang berisi kisah-kisah para martir Kristus, bagaimana mereka hidup, kesetiaan iman mereka, dan bagaimana mereka meninggal, bagaimana perasaan dan tanggapan kita? Mungkin kita akan berkata luar biasa, kagum, sedih, hati kita bergetar, iman kita berkobar, dan berbagai macam tanggapan yang lainnya.

Pertanyaannya, seandainya hal tersebut terjadi dalam hidup kita, bagaimana? Apakah kita bisa mempertahankan iman kita sama seperti mereka?

Para martir mau dan rela dibunuh dengan cara-cara yang kejam karena mereka mempertahankan iman mereka dengan satu alasan, mereka tahu siapa yang mereka sembah. Mereka beroleh keyakinan iman yang teguh.
Dalam kehidupan kita mengiring Kristus, tantangan dan halangan pasti ada, terkadang semua itu membuat manusia daging kita tidak terima dan ingin membalas, tetapi Kristus tidak menghendaki kita berbuat demikian.
Allah mengendaki saat kita dicemooh, dikucilkan, dibicarakan, kita tidak menjadi lemah dan putus asa, DIA menginginkan kita terus berharap dalam Kristus yang memberikan kekuatan yang senantiasa baru kepada kita.
Berharap pada DIA, tetap teguh dalam iman dan percaya saja bahwa pembelaan datangnya daripada TUHAN yang memberikan kekuatan bagi setiap kita orang percaya. Bagian kita adalah tetapi berdiri teguh dalam menghadapi semua tantangan yang ada, dengan demikian orang bisa melihat kesungguhan hati kita dalam mengiring Kristus.
Dengan cara demikian orang akan melihat bahwa kita adalah pribadi yang sungguh-sungguh dalam Kristus, sehingga nama Kristus dimuliakan dan kita menjadi kesaksian yang hidup bagi banyak orang. (ap)

Renungan :
Jika saat ini saudara menghadapi tantangan dan halangan baik dalam pekerjaan maupun masyarakat karenan iman saudara kepada Kristus, janganlah menjadi bimbang dan cemas. Tetaplah berdiri teguh dalam iman, percaya akan pembelaan-Nya, dan jerih lelahmu tidak akan sia-sia.

Dalam Kristus ada kekuatan baru yang membuat kita sangguh menjali hidup kita sebagai orang percaya  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...