Langsung ke konten utama

Renungan Harian, 8 Juni 2013

Dipulihkan ALLAH

Bacaan : Mikha 5:1 - 14
"Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia mejadi besar sampai ke ujung bumi,"
(Mikha 5:3) 

Siapa yang tidak kenal dengan seorang tokoh bernama Martin Luther King? Bagi warga kulit hitam, ia merupakan tokoh yang sangat berjasa. Dia adalah pendeta dan tokoh dari suatu reformasi antirasis di Amerika Serikat. Oleh karena keberaniannya bersuara, saat ini tidak ada lagi rasis antara kulit putih dan hitam di Amerika. Walaupun dia telah meninggal, tetapi apa yang dia lakukan dan kerjakan dikenang oleh banyak orang, karena apa yang dia kerjakan membawa suatu perubahan besar.
Jika apa yang telah dikerjakan oleh Martin Luther King telah membawa suatu perubahan atas suatu tatanan secara fisik, lebih lagi apa yang telah dilakukan oleh Kristus!!!
Apa yang KRISTUS lakukan di atas kayu salib membawa suatu perubahan yang bersifat tetap dan kekal, sesuatu yang tidak dapat digoncangkan dan tidak dapat dibatalkan. Apa yang DIA kerjakan membawa sebuah perubahan hidup dan membawa kelegaan.
Manusia yang tadinya adalah budak dosa, oleh karya penyelamatannya di atas kayu salib diubah posisi dan kedudukannya menjadi milik KRISTUS (budak kebenaran). Namun demikian Kristus bukanlah Tuan yang kejam, tetapi sebaliknya, DIA adalah Tuan yang rela mati dan memberikan nyawanya bagi setiap kita, agar kita beroleh keselamatan.
Dalam Kristus tidak ada lagi kecemasan, dalam DIA tidak ada lagi kekuatiran dan kecemasan, yang ada adalah kepastian dalam hidup. Hal itu bukan berarti orang percaya tidak lagi mengalami masalah. Masalah akan tetap ada, tetapi sebesar apa pun masalah itu, tidak akan pernah bisa menggoyahkan dan mengubah kasih Kristus dalam hidup kita.
Percaya akan DIA dan penyertaan-Nya yang sempurna dalam hidup kita. Saat badai menerpa, jangan biarkan tipu muslihat iblis melemahkan iman kita, tetaplah berdiri teguh dalam kasih karunia Tuhan kita, sebab IA tidak pernah membiarkan kita sendirian dalam menghadapi dan melewati setiap permasalahan. Bersama DIA ada jalan keluar dan selalu ada kemenangan, karena kemenangan yang terbesar (karya penyelamatan) telah DIA karunikan dalam hidup kita. (ap)

Renungan :
Bersyukurlah kepada TUHAN, atas karya besarnya dalam hidup kita. Oleh karena kasih dan pengorbanan-Nya hidup kita diubahkan. Itulah sebabnya muliakanlah DIA dengan seluruh eksistensi hidup kita, sehingga dimana pun kita berada KRISTUS dimulikan melalui hidup kita, sebab kita adalah suratan terbuka dari KRISTUS.

Dalam KRISTUS ada pembebasan dan pembaharuan hidup 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kain dan Habel

Kain dan Habel Jika Adam dan Hawa merupakan manusia pertama yang langsung diciptakan oleh Allah sendiri, sedangkan Kain dan Habel merupakan keturunan pertama dari manusia. Walaupun mereka bersaudara, mereka memiliki kebiasaan dan karakter yang berbeda. Kain sang kakak memiliki ketertarikan pada dunia pertanian, sehingga di dalam pekerjaan dia lebih memilih untuk menjadi seorang petani. Berbeda halnya dengan Habel, dia memiliki ketertarikan pada dunia peternakan, sehingga dalam pekerjaan dia memiliki sebagai gembala domba. Pada awalnya diantara kakak beradik ini tidak nampak sama sekali adanya persaingan, permasalahan ataupun perselisihan, hingga suatu ketika tiba waktunya bagi mereka untuk mempersembahkan korban bagi ALLAH (Kejadian 4:3-5). Dalam ayat 3 dikatakan "setelah beberapa waktu lamanya" , jika dilihat dari bahasa aslinya kata ini menggunakan kata miskkets yamim , yang diartikan sebagai at the end of days . Kata tersebut dapat diartikan pertama, mengacu pa...

Renungan Harian, 16 Pebruari 2012

Belajar dari Silsilah Daud 1 Tawarikh 2:1-55; Matius 1:1-17 “Isai memperanakkan Eliab, anak sulungnya, dan Abinadab, anak yang kedua, Simea, anak yang ketiga, Netaneel, anak yang keempat, Radai, anak yang kelima, Ozem, anak yang keenam, dan Daud, anak yang ketujuh;” (1 Tawarikh 2:13-15) Saat kita membaca pasal hari ini kita mungkin merasa binggung, apa maksudnya satu pasal penuh hanya berisi nama-nama orang dan daftar silsilah. Bahkan mungkin kita sempat berfikir bahwa hal tersebut tidaklah penting.  Tetapi jika kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dan sesuai apa yang Tuhan Yesus sampaikan bahwa selama bumi masih ada maka satu iota pun tidak akan dihapuskan dari firman Tuhan (Mat 5:18). Satu iota adalah sama dengan satu titik. Hal itu berarti, setiap firman yang dituliskan dalam Alkitab bukanlah sekedar ditulis untuk memenuhi Alkitab, tetapi setiap kata itu memiliki makna dan maksud tersendiri, yang pastinya sangatlah penting. Hal itupun juga berlaku bagi pembaca...

Renungan Harian, 21 Mei 2012

Ketaatan Mutlak Bilangan 15:1-41; Roma 2:6-8 “Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN” (Bilangan 15:39). Taat dan ketaatan adalah sebuah kata yang sangat mudah untuk dikatakan, tetapi sukar untuk dilakukan. Ada beberapa kata dalam bahasa Yunani yang dapat diartikan dengan kata “taat”. Salah satu dari kata tersebut adalah “pistis”, kata yang sama dengan kata yang berarti “iman”. Dengan demikian, kita kita berbicara masalah ketaatan, maka hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari iman, sebab dua-duanya berasal dari akar kata yang sama. Bilangan 15 sangatlah menekankan pentingnya mendengarkan perintah TUHAN dan taat menjalankannya. Ayat 1 sampai 21 menghubungkan ketaatan terhadap perintah Allah dengan korban yang berkenan kepada Tuhan. Ayat 22 sampai 29 membahas bagaimana ketika se...